Tips Diterimanya Pengajuan KPR Bank
Tips & Trik

Tips Diterimanya Pengajuan KPR Bank

Membeli rumah dengan menggunakan fasilitas KPR bank, kini menjadi solusi bagi masyarakat. Namun, mendapatkan persetujuan realisasi kredit dari bankpun saat ini bukanlah hal yang mudah. Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini kami akan bagikan tips diterimanya pengajuan KPR bank dengan mudah.

Dengan banyaknya persyaratan KPR, maka tak jarang beberapa pengajuan kredit ditolak Bank dengan bermacam-macam alasan. Apalagi, dengan kondisi pandemi dan juga naiknya bahan pokok makanan, Bank akan lebih selektif dalam memberikan kreditnya.

Dalam hal ini, ada baiknya apabila Anda mengantongi sejumlah informasi apa saja yang dibutuhkan ketika pengajuan kredit, sehingga Anda akan lebih mudah untuk mendapatkan kredit dari Bank. Nah, kalian tidak perlu khawatir karena kali ini kami akan bagikan tips diterimanya pengajuan KPR Bank untuk Anda. Apa saja persyaratannya? Berikut dibawah ini!

Tips Diterimanya Pengajuan KPR Bank

1. Lengkapi Berkas Pengajuan

Sebelum Anda melakukan pengajuan bank, pastikan dokumen Anda lengkap sesuai dengan yang diminta oleh bank. Jika berkas Anda tidak lengkap, maka pihak perbankan tidak akan memproses pengajuan Anda atau bisa dibilang pengajuan Anda akan tertolak.

Bagi Anda yang saat ini menjalankan usaha, biasanya akan di mintai laporan keuangan setiap bulan beserta rekening koran 3 bulan terakhir. Sedangkan karyawan, akan dimintai slip gaji dan juga surat keterangan kerja dari perusahaan dengan masa kerja minimal 2 tahun.

2. Persiapkan DP Rumah

Setelah berkas Anda telah siap untuk mengajukan KPR, persiapkan down payment (DP) sebesar mungkin. Besarnya nominal DP akan mempengaruhi lolosnya pengajuan KPR Anda. Hal ini, juga berpengaruh pada besarnya angsuran Anda.

3. Lolos BI Checking

Ketika berkas pengajuan telah masuk pada bank, hal pertama yang akan dilihat oleh pihak perbankan adalah hasil BI Checking Anda. Jika hasil BI Checking Anda bersih tidak ada masalah, ini akan menjadi satu tahap dimana pengajuan kredit Anda akan diterima.

4. Tergolong Usia Produktif

Selain hal-hal tersebut diatas, usia juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi pihak perbankan untuk menyetujui pengajuan kredit. Biasanya, pihak bank memiliki batas usia maksimal untuk pengajuan kredit. Hal ini berkaitan dengan perhitungan bank akan kemampuan Anda dalam segi kemampuan keuangan.

5. Masa kerja

Perbankan biasanya akan melihat berbagai sumber pendapatan Anda berasal dari mana saja, termasuk juga lamanya Anda bekerja. Bagi Anda yang berprofesi sebagai karyawan, biasanya minimal kerja selama 2 tahun baru bisa untuk pengambilan kredit.

6. Besarnya Penghasilan

Besarnya penghasilan Anda juga akan berpengaruh pada persetujuan realisasi kredit. Hal ini yang akan menjadikan dasar pihak bank akan memberikan persetujuan kredit dengan nominal dan juga jangka waktu kredit sesuai dengan kemampuan Anda.

Nah, jika diantara kalian saat ini ada rencana untuk mengajukan kredit di bank, beberapa poin diatas bisa Anda persiapkan terlebih dahulu. Sehingga, Anda akan lebih mudah untuk melakukan pengajuan kredit di bank dengan harapan bisa diterima realisasi kredit.

Nantikan terus informasi properti, tips dan juga trik properti lainnya hanya di MasukSini.com