
2 Cara Membeli Rumah Dengan KPR Dan Syaratnya
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan rumah impian sebagai tempat tinggal yang nyaman dan aman yaitu dengan melakukan pengajuan KPR. Dalam pengajuan KPR rumah sendiri, terdapat dua ...

Membeli rumah melalui KPR adalah solusi yang paling umum digunakan saat ini. Namun, banyak orang masih bingung ketika harus memilih antara KPR konvensional dan KPR syariah.
Keduanya sama-sama menawarkan cicilan bulanan, tetapi memiliki konsep yang berbeda. Jika tidak dipahami dengan baik, hal ini bisa berdampak pada perencanaan keuangan jangka panjang.
| Fitur | KPR Konvensional | KPR Syariah |
|---|---|---|
| Landasan Hukum | Hukum positif/nasional | Syariat Islam & Hukum nasional |
| Sistem Imbal Hasil | Suku bunga (fixed & floating) | Margin keuntungan (Murabahah) atau sewa (Ijarah) |
| Sifat Cicilan | Berubah-ubah mengikuti suku bunga BI | Tetap (fixed) dari awal sampai akhir masa kredit |
| Denda Keterlambatan | Denda finansial sebagai tambahan pendapatan bank | Biasanya berupa dana sosial atau denda terbatas (tidak jadi pendapatan bank) |
| Pelunasan Dipercepat | Sering dikenakan penalti (persentase dari sisa pokok) | Biasanya tanpa penalti atau hanya biaya administrasi |
| Pengawasan | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | OJK & Dewan Pengawas Syariah (DPS) |
KPR konvensional menggunakan sistem bunga. Bank memberikan pinjaman, lalu nasabah mengembalikan dengan tambahan bunga yang bisa berubah mengikuti kondisi pasar.
Sebaliknya, KPR syariah tidak menggunakan bunga. Bank membeli properti lalu menjualnya kembali kepada nasabah dengan margin keuntungan yang sudah disepakati di awal. Karena itu, cicilan biasanya tetap hingga lunas.
Pada KPR konvensional, cicilan sering kali terasa ringan di awal karena bunga masih rendah (fixed). Namun setelah masuk periode floating, cicilan bisa meningkat.
Sedangkan pada KPR syariah, cicilan cenderung stabil dari awal sampai akhir. Hal ini membuat perencanaan keuangan lebih mudah karena tidak ada risiko kenaikan bunga.
Salah satu keunggulan KPR syariah adalah total pembayaran sudah diketahui sejak awal akad. Nasabah bisa langsung tahu berapa total yang harus dibayar sampai lunas.
Sementara itu, pada KPR konvensional, total pembayaran bisa berubah tergantung pergerakan suku bunga selama masa kredit.
KPR konvensional biasanya memiliki denda keterlambatan dan penalti jika ingin melunasi lebih cepat.
Pada KPR syariah, denda umumnya tidak menjadi keuntungan bank (lebih ke bentuk disiplin), dan beberapa bank memberikan kemudahan untuk pelunasan dipercepat.
Tidak ada yang benar atau salah, semuanya tergantung kebutuhan.
Yang terpenting adalah memahami risikonya sejak awal, bukan hanya tergiur cicilan murah di awal.
Perbedaan utama antara KPR konvensional dan syariah terletak pada sistemnya: bunga vs akad. Dari situ, semua perbedaan lain seperti cicilan, risiko, dan transparansi ikut terbentuk.
Sebelum mengambil keputusan, pastikan kamu sudah menghitung kemampuan finansial dan membandingkan beberapa penawaran dari bank.

Siap membantu Anda agen properti atau pemilik untuk mengelola dan menampilkan iklan properti agar lekas terjual atau tersewa.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan rumah impian sebagai tempat tinggal yang nyaman dan aman yaitu dengan melakukan pengajuan KPR. Dalam pengajuan KPR rumah sendiri, terdapat dua ...

Dinding rumah yang lembab seringkali menimbulkan banyak masalah, mulai dari cat dinding yang rusak, menimbulkan bau yang tak sedap, serta menimbulkan sirkulasi udara yang kurang sehat. Dinding yang ...

Era modern ini banyak sekali penawaran tips desain ruang jemuran baju modern, sehingga rumah terlihat lebih indah dan rapi. Konsep desainnya pun bermacam-macam, sangat berbeda jauh dengan jemuran ...

Modifikasi pakaian adat kini bukan hal yang aneh lagi. Bahkan langkah ini dianggap membantu melestarikannya. Namun sebelumnya, Anda perlu mengenali jenis-jenisnya, termasuk baju adat Jawa Timur yang ...

Inspirasi Dapur Minimalis ModernDapur minimalis modern memiliki ukuran yang lebih kecil, akan tetapi dapat disulap dengan berbagai konsep sehingga terlihat lebih kekinian, luas, rapi, estetik dan ...