Filter

Pilih Lokasi
Kategori
Harga
Luas Tanah
Luas Bangunan
Kamar Tidur
Kamar Mandi
Cicilan KPR per bulan
%
Tahun
%
*Default perhitungan KPR berdasarkan suku bunga 7,5% per tahun, jangka waktu 20 tahun, dan uang muka 10%.
Fasilitas Rumah
Perabotan

995898

MP-0017551

B2 | Rumah Baru Developer di Pesona Sleman City

b2

4

4

2,09M

170

115

-7.70193750

110.36768750

Pesona Sleman City

Kota Yogyakarta

PROYEK BARU

Rumah

https://cdn.masuksini.com/properti/2025/05/medium/B2-vlrwa.jpg

Perumahan Baru di Yogyakarta

1 Hasil

Perumahan baru terbaik di Yogyakarta lengkap dengan info harga, tipe unit, cara bayar, dan foto. Cocok untuk Anda yang mencari rumah baru di Yogyakarta dengan lokasi strategis dan fasilitas lengkap.

Tren Harga Rumah di Yogyakarta

Harga jual rumah di Yogyakarta stabil pada bulan Juni 2026. Hal ini menunjukkan permintaan pasar yang relatif seimbang terhadap rumah di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya. Di sisi lain, suplai properti stabil dari 1 unit menjadi 1 unit, memberikan beberapa pilihan bagi pembeli maupun investor.

*Data merupakan harga tengah dari 3 properti di MasukSini selama 3 bulan terakhir.

Tips & Analisis

Dalam 3 bulan terakhir harga rumah di Yogyakarta menunjukkan kondisi pasar yang stabil. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi:

  • Investor: memilih properti dengan potensi jangka panjang tanpa tekanan fluktuasi harga
  • Pebisnis: masuk pasar dengan risiko yang lebih terukur
  • Pembeli end-user: membeli dengan pertimbangan yang lebih tenang tanpa terburu perubahan harga
  • Dengan kombinasi kondisi pasar yang stabil dengan harga yang relatif tidak berubah, pasar rumah di Yogyakarta saat ini masih terbuka peluang untuk mendapatkan harga terbaik sebelum tren kembali meningkat.

    yogyakarta

    Yogyakarta sering dikenal sebagai kota pelajar dan pusat budaya Jawa. Namun di balik identitas tersebut, kota ini memiliki pola perkembangan wilayah yang cukup unik karena dipengaruhi oleh keberadaan Keraton Yogyakarta sebagai pusat tata ruang tradisional yang masih dijaga hingga sekarang.

    Berbeda dengan banyak kota modern yang berkembang secara acak mengikuti pertumbuhan ekonomi, struktur kota Yogyakarta sejak awal dibangun mengikuti sumbu filosofis yang menghubungkan Gunung Merapi, Keraton, hingga Pantai Selatan. Konsep tata ruang ini membuat beberapa kawasan utama kota berkembang mengikuti pola yang relatif teratur, terutama di area pusat kota seperti Malioboro dan sekitarnya.

    Karakter lain yang cukup menonjol di Yogyakarta adalah keberadaan banyak kampung kota yang masih mempertahankan identitas sosial yang kuat. Di tengah perkembangan pariwisata dan pendidikan, berbagai kampung di Yogyakarta tetap hidup dengan aktivitas budaya, kerajinan, hingga usaha kecil berbasis komunitas. Hal ini membuat dinamika kehidupan kota terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal dibanding kota besar lain yang lebih modern.

    Perkembangan wilayah Yogyakarta juga banyak dipengaruhi oleh keberadaan perguruan tinggi besar yang tersebar di berbagai area kota. Kehadiran mahasiswa dari seluruh Indonesia menciptakan ekosistem ekonomi tersendiri, mulai dari hunian mahasiswa, kuliner, hingga berbagai usaha kreatif yang berkembang di sekitar kawasan kampus.

    Selain itu, posisi Yogyakarta yang berada di antara wilayah pegunungan dan pesisir selatan membuat kota ini memiliki akses yang relatif dekat ke berbagai destinasi alam seperti pantai, perbukitan, hingga kawasan wisata budaya di sekitarnya. Faktor ini membuat Yogyakarta tidak hanya berkembang sebagai kota pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah selatan Jawa.

    Dengan perpaduan antara tata ruang tradisional, kehidupan kampung yang kuat, serta pengaruh besar dunia pendidikan dan pariwisata, Yogyakarta berkembang menjadi kota dengan identitas budaya yang tetap terasa meskipun aktivitas modern terus bertambah.

    Naik